11 Desember 2012

Ruby Sparks (2012)


“Cinta itu butuh sebuah proses, sehinga kau akan mendapatkan arti cinta sesungguhnya. Tanpa sebuah proses, kau hanya menemui cinta tanpa makna, tanpa rasa”


Ketika kau trauma soal berhubungan dengan wanita, apa yang akan kau lakukan? Ketika kau mempunyau masalah dalam bergaul apa yang akan kau lakukan? Ketika kau hanya mempunyai saudara lelakimu dan istrinya sebagai teman berbicaramu apa yang kau lakukan? Tentunya datang ke seoerang Psikiater untuk membantumu bukan?

Itulah yang dilakukan Calvin. Walaupun ia seorang penulis sukses dan terkenal, ternyata ia mempunyai masalah yang mendalam soal hubungan dengan manusia. Masalahnya ini belum selesai, tetapi datang masalah baru. Pihak penerbit menagih sebuah naskah baru, karena Calvin sudah begitu lama tidak menerbitkan buku baru.

Inspirasi itu akhirnya datang, Calvin mendapatkan sebuah ide brilian mengenai novel selanjutnya. Ia tak membuang-buang waktu. Idenya kali ini mengisahkan seorang perempuan bernawa Ruby, perempuan yang dicintai oleh seorang tokoh yang diberi nama sama seperti dirinya, Calvin. Mereka berdua dikisahkan sebagai seorang sepasang kekasih.

Kisah cinta yang tadinya hanya diatas kertas, ternyata terbawa ke alam nyata. Calvin merasa jatuh cinta dengan karakter fiksi buatanya. Ia begitu merasa aneh dengan kenyataan itu, tetapi hal itu bukan akhir dari keanehan yang terjadi dengan Calvin. Disatu hari, saat ia terbangun dari tidurnya, ia menemukan bahwa sosok Ruby hadir di rumahnya. Sosok Ruby yang tadinya hanya ada dipikirannya, ternyata hadir secara ajaib di kehidupan nyata.

Dari sinilah dimulai kisah kehidupan Calvin dan Sosok Ruby yang tiba-tiba secara ajaib dan misterius ada muncul dalam kehidupannya.
Calvin dan Ruby

Ruby Spark (2011) menawarkan sebuah cerita drama romantis yang ringan dan menyenangkan. Kalian akan di ajak mengunjungi beberapa bentuk “hubungan percintaan” dalam dimensi barat. Mungkin kalian bisa sampai kepada kesimpulan ini, atau mungkin tidak : “Sebuah Kebahagian yang sempurna, diawali dari sebuah cinta yang tulus”.

Film ini juga akan memperlihatkan apapun yang berlebihan itu bernilai negatif, walaupun yang berlebihan itu adalah sesuatu yang positif. Keseimbangan merupakan sesuatu yang mesti diraih dalam hal apapun.

Darimana kita bisa mendapatkan sebuah keseimbangan yang baik? Kita perlu memahami secara utuh sebuah hal maupun persoalan. Bagaimana kita bisa mendapatkan pemahaman seperti itu? Kita butuh ada dan terlibat dalam ‘sebuah proses’, dari pemahanan atas sebuah proses inilah, kita bisa membentuk sebuah keseimbangan.

Film ini sangat menyenangkan untuk ditonton, tetapi mungkin bagi kalian yang sudah memiliki pasangan dikhawatirkan bisa menimbulkan pertanyaan diantara kalian mengenai bentuk hubungan dan komunikasi diantara kalian berdua, apakah sudah tepat apa belum? Apakah harus diubah atau tetap dipertahankan?.

Selamat Menonton!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar