8 Agustus 2012

Cleanskin (2012)

Ketika film soal tindakan terorisme lebih dilihat dari sudut pandang pelaku teror.

Tindakan terorisme bisa terjadi dimana saja, termasuk di negara-negara maju. Kita mengenal peristiwa 9/11 di Amerika serikat, ketika para teroris berhasil menabrakan pesawat yang mereka bajak ke gedung World Trade Center. Di Inggris, tepatnya di London, terjadi serangan bom yang menghantam sistem transportasi kota (bus dan kereta bawah tanah) hal itu terjadi di tahun 2005.

Ewan (Sean Bean) seorang mata-mata Inggris berusaha untuk mengagalkan serangkaian serangan bom bunuh diri di Kota London. Ia diperintahkan secara rahasia oleh atasannya untuk memburu para pelaku bom bunuh diri ini. Sementara itu, Ash (Abhin Gayela) berusaha agar rencana teror bom di kota London ini berhasil terlaksana.

Ewan berusaha mengikuti petunjuk yang ditinggalkan diberbagai lokasi kejadian sehingga ia bisa mengikuti jejak komplotan pelaku teror ini, sampai akhirnya ia bisa berhadapan satu lawan satu dengan Ash, dan Ewan berhasil mengagalkan pemboman bunuh diri yang dilakukan Ash.

Tetapi, apakah sesederhana itu plot yang dijanjikan di cerita ini?, tidak, ada beberapa twist yang disajikan dicerita ini. Twist dicerita ini akan mengungkapkan kenyataan besar yang terjadi di balik pemboman di Kota London. 

Film ini penuh dengan pengambaran perubahan perilaku individu yang baik menjadi pelaku teror. Ash, seorang warga Inggris bisa menjadi pelaku teror di kotanya sendiri, kota dimana ia tumbuh, berkembang, bergaul dan jatuh cinta. Perjalanan Ash digambarkan penuh dengan kebimbangan, apalagi ketika ia bertemu kembali dengan mantan pacarnya setelah enam tahun berpisah. Perpisahan selama enam tahun inilah yang di plot cerita bagaimana Ash berubah menjadi seorang pelaku teror (Home Grown Terrorist).

Plot film ini terasa terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu Ash dan Ewan. Cerita ini sebenarnya bisa dibuat menjadi dua film yang berbeda. Benang merah antara plot Ash dan Ewan terdapat diakhir cerita yang akan mengungkapkan perancang sebenarnya dari pemboman Kota London.

Ash dan Mentornya (Nabil)
Sutradara film ini sepertinya berusaha menanamkan suatu nilai : "bahwa tindakan teror bukanlah hal yang tepat", karena teror hanya akan mengorbankan jiwa-jiwa orang yang tidak berdosa. Film ini juga mempertanyakan keefektifan perang melawan teror yang dilaksanakan oleh Presiden Bush jr., Cara yang dilakukan Bush ternyata tidak efektif dan hanya memberikan alasan untuk tumbuhnya berbagai macam teror dibelahan dunia lainnya.

Film ini thriller yang kurang memuaskan, tetapi film ini dihiasi dengan berbagai macam argumen yang akan mendorong orang untuk menjauhi tindakan kekerasan, juga argumen yang mendorong orang untuk melakukan tindakan kekerasan. Sentuhan mengenai kisah romantis antara Ash dan kekasih lamanya juga cukup menyenangan untuk diikuti., jadi. Selamat Menonton.

4 Agustus 2012

God Bless America (2011)

Jika ada pihak yang bisa disalahkan atas kekacaun dalam kehidupan bermasyarakat, mungkin media ada di urutan pertama. Media mempunyai daya jangkau yang luas dan besar, tetapi sering kali dikuasi oleh kepentingan modal dan kapitalisme. Film God Bless America (2011) hadir untuk menyadarkan masyarakat akan hal itu.

Frank, Hadir sebagai seorang sosok yang sangat terganggu dengan isi media, Media mengajarkan kehidupan yang tidak beradab, penuh dengan rasisme, kemewahan, ketidakpedulian, tindakan bodoh, pelecehan, dan perendahan. Media sekarang ini sudah sangat tidak sehat, media mengajarkan untuk tindakan hidup yang tidak beradab.

Frustasi karena dirinya dipecat dan divonis memiliki tumor otak. Frank memutuskan untuk bunuh diri, tetapi ia tidak jadi melakukannya. Ia memutuskan untuk melampiaskan segala ke frustasian dan kekecewaan, dengan cara membunuh semua tokoh yang menunjukan kehidupan tak beradab di media. 

Dalam perjalanannya ia bertemu dengan Roxy, seorang wanita muda yang mempunyai pemikiran yang sama soal kondisi dunia sekarang ini. Roxy akhirnya menjadi teman perjalananan Frank untuk menyelesaikan misinya.

Frank dan Roxy | Film ini berusah mengambarkan
realita media dan kehidupan masyarakat Amerika.
Program Amerika Superstars merupakan parodi dari Amerika Idol

why have a civilization anymore if we no longer are interested in being civilized?  Frank 


Film ini bergenre "Road Movie", karena Frank dan Roxy menjelajahi Amerika Serikat untuk menghabisi para ikon dan tokoh di media. Film ini bisa dikategorikan sebagai film yang penuh dengan kekerasan dan kejam, karena Frank dan Roxy membunuh dengan penuh kesenangan, tanpa adanya rasa bersalah. 

Film ini menyiratkan sebuah pesan bahwa "pengadilan jalanan" adalah cara yang terbaik untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan media. Sebuah "masalah" hendak diselesaikan dengan cara yang "bermasalah" pula, hal itu bukanlah tindakan yang bijaksana karena akan membuat orang yang "menyelesaikan masalah" akan bertindak seperti orang yang "membuat masalah"

Film ini sebuah upaya yang baik untuk mengungkap fakta dibalik sebuah tayangan di media. Fakta apa dampak yang langsung kepada masyarakat terhadap tayangan di media. 

Joel Murray (Frank) dan Tara Lynne Barr (Roxy)

Media merupakan sebuah gerbang yang bisa membawa masyarakat menuju kehancuran moral. Apa yang disajikan oleh media  menjadi suatu "realitas semu" yang  harus disetujui semua orang. Media  membingkai sebuah kehidupan secara sempit, oleh karena itu kita tidak harus percaya dan menyakini apa yang disajikan di media merupakan sesuatu yang nyata. Kita perlu melihat secara jeli dengan mengamatinya melalui kehidupan sosial sehari-hari.

Jika kita melihat kehidupan sosial sekitar kita mirip dengan apa yang disajikan oleh media, berarti kita patut waspada bahwa kita hidup di lingkungan yang sempit. Tidak semua yang disajikan media itu salah dan membawa keburukan, hanya sebagian besar konten media yang seperti itu.

Penulis naskah dan sutradara dari film ini adalah Bobcat Goldthwait, seorang komedian Amerika. Pendekatan yang ada di film ini bisa dinilai sebagai sebuah lelucon yang sangat kasar. Film ini cukup menarik untuk disaksikan, terutama untuk  teman-teman yang ingin tahu mengenai media dan masyarakat. Selamat menonton.