'Terowongan selalu menyajikan sebuah ketakutan tersendiri bagi orang-orang. Apalagi jika terowongan itu gelap, sempit, lembab, dan Sepi. Kau tidak akan mengetahui apa yang terjadi ketika kau berada di tengah terowongan itu, jika sendiri'.
Tujuh tahun, itu waktu yang dihabiskan Tricia untuk menunggu
kembalinya suaminya yang hilang. Tetapi ia belum jugamemutuskan untuk
mengajukan surat kematian. Adiknya, Callie datang untuk memberikan tekanan
kepada kakaknya, agar ia segera menyatakan suaminya, ‘dead in absetia’. Hilangnya
suami Tricia mendatangkan banyak masalah, ia harus segera memulai kehidupan
atau dia akan kehilangan segalanya.
Detective Mallory, merupakan ketua dari pengusutan kasus
hilangnya orang secara misterius di daerah tersebut. Hilangnya suami Tricia
tanpa kabar, bukan kejadian pertama, sudah banyak orang yang menghilang secara
misterius dari daerah tersebut.
Kedatangan Callie ke rumah Tricia memberikannya beberapa
petunjuk mengenai kasus hilangnnya orang-orang secara misterius. Ia mulai menemukan
kaitan dengan terowongan di dekat rumah Callie dengan kasus kehilangan. Secara
tidak sengaja ia bertemu dengan seseorang yang sekarat di terowongan tersebut. Kontak
pertama itu telah membawa Callie ke sebuah investigasi kecil mengenai
keberadaan terowongan tersebut. Ia berhasil menemukan informasi mengenai legenda
rakyat soal terowongan tersebut.Pertemuan itu membawa terror yang mencekam
kepada Callie dan Tricia.
Film ini membawa ketakutan klasik yang sudah banyak hinggap
di benak manusia. Sebuah lorong panjang yang suram dan sepi. Alur cerita dalam
film ini memang berkesan lambat, tapi tetap menarik untuk di ikuti karena
menawarkan kejutan-kejutan yang membuat penasaran untuk menonton sampai akhir.
Film ini menawarkan pengambilan gambar yang menawan, dan menyenangkan. Kita
akan di ajak berkeliling untuk menikmati pemandangan di sekitar rumah Tricia
yang indah dan menawan.
Walaupun film ini bertema horror, tetapi di dalamnya
terselip kisah drama. Tricia dihadapkan kepada pertentangan antara perasaan dan
kenyataannya. Dalam dirinya ia masih menunggu suaminya yang hilang tanpa
kejelasan kabar, sedangkan di sisi lain, ada seorang pria yang mendekati
dirinya, dan menawarkan sebuah masa depan yang jelas.
![]() |
| Tricia dan Callie |
Film ini mendapatkan 6 penghargaan dan 3 nominasi di
berbagai macam festival di dunia. Film ini mendapatkan penghargaan di Fargo
Film Festival (best narrative feature),
Phoenix International Horror & Sci-Fi Festival (best feature film), Rhode Island International Horror Film Festival
(Best Film), ShockerFest (Best Horror Feature), Shriekfest (Best Horror Feature), serta Sonoma
Valley Film Festival (best narrative
feature).
Film ini cukup menegangkan, walau temponya lambat, tetapi cara bertutur
sangat baik, sehingga kita tidak akan bosan ketika menontonnya. tetapi, mungkin akhir ceritanya, akan jauh dengan ekspektasi kebanyakan orang.





