23 April 2012

The Awakening (2011)


“ Kau hanya melihat, apa yang perlu kau lihat!!”

Kutipan itu mungkin akan kita sering dengar ketika kita berada di tempat yang angker dan seram. Sering kali teman atau mungkin orang tua kita berkata, ‘kalau kau mikir yang serem-serem, nanti beneran datang, loh!!’ atau argumen nyeleneh ‘mahluk halus itu makan energi negatif, jika loe mikir serem, itu energi negatif, karena itu mereka datang mendekat!’ Tapi, apa yang akan kalian lakukan jika sebuah foto memperlihatkan sosok asing? Apakah kalian percaya dengan keberadaan mahluk seperti itu?.

Add caption
Florence Cathcart merupakan salah satu orang yang tidak percaya dengan keberadaan mahluk halus seperti itu, ia adalah sosok wanita yang berpegang teguh kepada logika berpikir serta fakta yang ada dilapangan. Iapun dikenal sebagai sosok ‘Ghost Lady’, karena terkenal sebagai ‘pemburu hantu’, atau lebih tepatnya ‘pemburu orang-orang yang berpura-pura sebagai hantu’

Tahun 1921, merupakan tahun dimana orang-orang masih bersedih dan berduka setelah selesainya perang dunia pertama. Banyak orang yang masih terpukul, kecewa, sedih karena kehilanggan orang yang dicintainya. Rasa rindu membuat orang-orang tersebut menjadi tidak bijak, sehingga menggunakan berbagai macam cara untuk bisa menemui orang yang dikasihinya, salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan ‘jasa gaib’

Hal inilah yang dimanfaatkan banyak orang, sehingga sering terjadi penipuan dengan dalil ‘ritual gaib’ agar bisa bertemu dengan arwah orang-orang yang dikasihinya. Konflik inilah yang menjadi pembuka film The Awakening. Florence Cathcartlah yang membongkar salah satu kasus penipuaan itu.

Florence akhirnya diundang untuk  membuktikan keberadaan sesosok hantu anak pria disebuah broading School. Pada awalnya ia sangat yakin bahwa sosok hantu itu hanyalah perbuatan iseng murid sekolah, tetapi lama kelamaan ia harus menyadari bahwa sosok itu sebenarnya nyata, dan ada. Konflik membawanya lebih jauh lagi, ia memiliki hubungan yang mendalam dengan sosok hantu kecil itu.

Film ini membawa unsur-unsur klasik dalam membuat suasana mencekam dan menakutkan, ide cerita yang brilian dan baru bisa di tebak ketika akhir cerita, yang membuat penasaran adalah apa hubungan Florence dengan hantu anak kecil tersebut.
Florencen Cathcart dan Robert Mallory

Sebagai sebuah tontonan, film ini membawa beberapa nilai yang patut untuk dicermati oleh para penontotnnya, terutama bagi wanita yang sudah memiliki anak (ibu). Mengapa? Karena di film ini, hadir tidak sosok wanita yang kehilangan orang yang dikasihinya.

Kesedihan akan perpisahan itu sebaiknya jangan sampai membuat menjadi tidak waras dan berpikir menyimpang. Seorang Ibu, akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk anaknya, walaupun hal itu akan membuat ibu itu menderita.

Film ini cukup menegangkan, karena munculnya sosok mahluk halus sering kali tidak diduga dan tidak disangka. Disarankan untuk menonton kisahnya dengan serius, terutama di akhir cerita, karena jalannya cerita membutuhkan perhatian hebat, jangan sampai kalian melewatkan detail penting.
Selamat Menonton.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar