"Whatever is on my mind, I say it as I feel it, I'm truthful to myself; I'm young and I'm old, I've been bought and I've been sold, so many times. I am hard-faced, I am gone. I am just like you" |Henry Barthes|
Memilih menjalani profesi sebagai guru sekolah merupakan kehidupan penuh tantangan, apalagi ketika profesi itu harus dijalani sebagai seorang guru tidak tetap. Itulah jalan hidup yang dipilih oleh Henry Barthes, ia memilih untuk tetap menjadi guru pengganti dan selalu berpindah-pindah sekolah.
Henry Barthes hadir sebagai sosok yang percaya bahwa dirinya bisa membawa perubahan dimanapun ia berada. Henry orang yang optimis, santun serta sabar, ia juga sosok yang terus terang selain itu ia dengan mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain karena kebaikan hatinya.
Sekolah baru tempat Henry mengajak mengalami banyak masalah. Kepala sekolahnya didesak untuk meletakan jabatan, murid sekolah yang tidak menghormati keberadaan guru di kelasnnya, guru-guru yang banyak mengundurkan diri karena tidak kuat dengan perilaku muridnnya.
Kehidupan Henry Barthes di sekolah barunya mempertemukannya dengan tiga orang wanita. Wanita pertama adalah seorang murid bernama Meredith. Murid ini selalu menjadi bahan olokan teman-teman sekolahnya karena berat badannya. Selain itu orang tua Meredith juga kurang menghargainya sebagai seorang anak, ia selalu diminta untuk mengurangi berat badannya serta sedikit sekali mengakui kemampuan Meredith di bidang fotographi.
Wanita kedua bertemu Henry secara tidak sengaja sewaktu dia pulang dengan kendaraan umum. Ia adalah seorang pelacur jalanan dibawah umur bernama Erica. Karena Henry merasa iba dengannya, ia memutuskan untuk menolong Erica agar mempunyai kehidupan yang lebih baik. Wanita ketiga adalah sesama guru, ia bernama Ms. Madison. Sempat terjalin hubunganya yang akrab antara Madison dengan Henry walaupun hubungan itu berakhir dengan kurang baik
Terdapat wanita ke empat yang selalu ada di sosok Henry, wanita keempat itu adalah ibunya. Henry selalu dibayang-bayangi sosok ibunya, mungkin karena Ibunya meninggal ketika Henry baru berusia tujuh tahun, sehingga ia selalu terkenang masa-masa bersama ibunya. Setelah Ibunya meninggal, ia tinggal dengan kakeknya yang sekarang sedang menghabiskan masa tuanya di rumah sakit.
![]() |
| Erica dan Henry |
Henry merupakan pribadi yang sangat mengayomi dan penuh rasa kasih sayang. Tetapi, dari mana datangnya kebaikan hati Henry ini?, rasa itu datang dari pengalaman masa kecilnya, ia tidak mendapatkan rasa kasih sayang yang cukup dari ibunya karena ibunya meninggal saat usianya 7 tahun. Absennya rasa kasih sayang itu membuat dirinya tidak ingin ada orang lain (anak-anak) yang mengalami hal yang sama seperti dirinya. Selain itu, fakta yang ada menyatakan bahwa kematian Ibu Henry karena tindakan kurang terpuji dari kakeknya.
Kisah Henry dan Meredith mengangkat persoalan soal pentingnya penghargaan untuk dalam sebuah proses belajar. Meredith dikisahkan sebagai siswa yang kurang dihargai, ia selalu ditekan oleh teman-temannya serta keluarganya sendiri. Perilaku kurang menghargai itu akhirnya mendorong Meredith untuk melakukan tindakan bodoh agar keluar dari tekanan tersebut.
Pertemuan Henry dengan Erica membawa kita kepada bentuk hubungan antara seorang bapak dan anak perempuannya. Herny membalas kekecewaan perilaku kakeknya terhadap Ibunya, dengan jalan merarwat anak perempuan yang ia temukan dijalan. Erica pada awalnya memikirkan ini hubungan antara seorang wanita dengan pria, tetapi ia akhirnya menyadari bahwa hubungan mereka adalah bentuk hubungan antara seorang ayah dengan anak perempuannya.
![]() |
| Lucy Liu (Dr Doris Parker), Adrien Brody (Henry Barthes), Sami Gayle (Erica), dan Betty Kaye (Meredith) |
Film ini mendapatkan beberapa penghargaan, yaitu Deauville Film Festival, Sao Paulo International Film Festival, Tokyo International Film FEstival, Valenciennes International Festival of Action and Adventure Film, Woodstock Film Festival. Beberapa penghargaan ini menunjukan bahwa film ini merupakan film berkualitas. Selamat menonton!!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar